Terungkap Surat KPID Kepri Meminta Radio Erabaru Segera Bersiaran

Terungkap Surat KPID Kepri Meminta Radio Erabaru Segera Bersiaran

(Sidang lanjutan kriminalisasi Radio Erabaru di Pengadilan Negeri Batam)

Sekupang- Sidang lanjutan kriminalisasi Radio Erabaru di Pengadilan Negeri Batam pada Kamis (28/4) masih beragendakan pemeriksaan saksi-saksi dari Jaksa Penuntut Umum (JPU). Pada sidang ke 8 ini menghadirkan saksi

dari Komisi Penyiaran Daerah Kepri, yakni Desliana Dwita selaku anggota. Sementara itu ketua KPID Kepri, Parlindungan Sihombing yang juga dipanggil sebagai saksi, tidak hadir.

Pada sidang yang dimulai sekira pukul 14.00 wib ini, lebih mengungkapkan pada masalah prosedur administratif permohonan Ijin Penyelenggaraan Penyiaran (IPP). Desliana dalam kesaksiannya menyatakan Radio Erabaru sendiri telah mengikuti prosedur permohonan IPP sejak KPID Kepri terbentuk. Lalu KPID Kepri memberikan sertifikat rekomendasi kelayakan untuk Radio Erabaru di frekuensi 106,5 MHz pada April 2006, dan juga surat konfirmasi kepastian penyelenggaraan siaran (running) pada Juni 2006. Hingga diproses di Forum Rapat Bersama (FRB) di tingkat pusat. Surat running tersebut terungkap saat JPU menunjukkan ke Ketua majelis hakim, Haswandi dan penasehat hukum Radio Erabaru.

Seperti telah diberitakan bahwa, saat permohonan IPP Radio Erabaru sedang berproses, setahun kemudian muncul surat intervensi Kedubes China yang mendesak pemerintah RI menutup Radio Erabaru. Buntutnya 6 bulan kemudian permohonan IPP tersebut digagalkan. Berita acara FRB pun tidak diterima oleh pihak Radio Erabaru.

Desliana yang mengaku turut dalam FRB menyebutkan alasan bahwa Radio Erabaru format tidak sesuai dengan permohonan awal, dengan penggunaan bahasa asing yang lebih banyak. Padahal waktu itu pihak Radio Erabaru telah menyesuaikan penggunaan bahasa asing tersebut. Dirut Radio Erabaru, Gatot yang didakwa, meluruskan bahwa saat itu dalam peraturan pedoman siaran tidak diatur secara jelas prosentase penggunaan bahasa pengantar. Baru beberapa waktu kemudian menjelang FRB, peraturan soal penggunaan bahasa pengantar itu baru dicantumkan.

Gatot menambahkan kalau benar persoalan hanya penggunaan bahasa semestinya mudah dilakukan penggantian. Radio Erabaru pun kemudian menyesuaikan bahasa pengantarnya sesuai yang dimaksud. Namun ia berpendapat bahwa akar masalahnya adalah surat intervensi Kedubes China. Jika tidak ada surat intervensi itu maka Radio Erabaru tidak akan dipermasalahkan seperti saat ini.

“Jika memang permasalahan bahasa, itu sangat mudah dilakukan perubahan, kita tinggal menggantinya saja. Esensi persoalannya sebenarnya ya gara-gara surat intervensi kedubes China itu,” ujarnya saat sidang.

Semestinya sangat tidak masuk akal jika permasalahan bahasa pengantar menjadikan Radio Erabaru dikalahkan, mengingat dalam segi kesiapan seperti manajemen, peralatan, sumber daya manusia, infrastruktur dan lain-lain, Radio Erabaru lebih memadai daripada radio lainnya.

Jika ditelusuri sejak keluarnya surat intervensi kedubes China itu muncul, memang setelahnya KPID Kepri baru mempertanyakan siaran Radio Erabaru. Meminta rekaman siaran dan tidak menyampaikan permasalahan program siaran yang kemungkinan menjadi keberatan pihak Kedubes China, yakni siaran tentang pelanggaran HAM berat yang terjadi di daratan China.

Sidang dilanjutkan pada Senin (2/5) masih beragendakan pemeriksaan saksi-saksi dari JPU. (rah)

廣告

About floweroftheheart

FlowerOfTheHeart@hotmail.com ஐ 精彩代理看真实世界 ஐ 突..破..网..络..封..锁,可于此下载免费软件: http://sdrv.ms/OoAbld (软件已崁入word文件内) https://sites.google.com/site/freegatebbs/ 自2004年12月3日起退党(/团/队)人数: 125,607,496(http://tuidang.epochtimes.com/) [请用破网软件进入] 《九评共产党》 http://www.epochtimes.com/gb/nf3541.htm [请用破网软件进入]
本篇發表於 未分類。將永久鏈結加入書籤。

發表迴響

在下方填入你的資料或按右方圖示以社群網站登入:

WordPress.com Logo

您的留言將使用 WordPress.com 帳號。 登出 / 變更 )

Twitter picture

您的留言將使用 Twitter 帳號。 登出 / 變更 )

Facebook照片

您的留言將使用 Facebook 帳號。 登出 / 變更 )

Google+ photo

您的留言將使用 Google+ 帳號。 登出 / 變更 )

連結到 %s